Floral Tumblr Themes

ENCHANTEE, Tumbuh disetiap Musim


kurniawangunadi:

Tulisan ini sengaja saya copy-paste dari salmanitb.com dan artikel ini sempat beberapa waktu yang lalu saya posting di tumblr. Saya repost ulang karena kebermanfaatnya, semoga memberikan pemahaman yang baik.

Sumber asli tulisan : disini

Hukum hijab pada hubungan laki-laki dan perempuan…


Masuk awal bulan april saya berpikir, ingin sesuatu semacam barang atau apapun ? saya pikir tidak. Tidak seperti pada tahun-tahun sebelumnya, keinginan yang rada absurd pun tidak ada. Bertemu banyak orang membuat saya juga memikirkan orang-orang, people who always there for these couple years.

Saya benar-benar tidak menginginkan apa-apa, kehadiran se-seorang, atau pergi kemana-mana. Hanya ingin bersama orang-orang yang selalu hadir pada tanggal 17 ini setiap tahunnya mulai dari hari saya berumur 18,19,20,21, dan sekarang 22. Saya hanya ingin kemarin itu bersama orang-orang yang sama setiap tahunnya, yang ternyata masih di ada di tempat yang sama pun setelah tahu saya begini adanya.

Rasanya lain juga dan kurang percaya, dapat kiriman pesan selamat dari teman-teman yang telah mengenal saya mulai dari saya berumur 14 tahun, gadis muda dengan tali sepatu yang tidak pernah terikat.

Hal yang paling luar biasa saya syukuri, keluarga yang tanpa alasan mencintai saya setiap harinya, dimanapun kaki saya berpijak. Terutama yang paling didoakan, kebaikan untuk kakak-kakak dan orang tua.

Perasaan seperti ini tidak dipaksakan sebagai tuntutan umur 22, memang begitu adanya perasaan saya kosong tanpa harapan khusus, hanya ingin bersyukur sebanyak-banyaknya pada Yang Telah Menciptakan dan Memberikan waktu hingga hari ini dengan hidup yang luar biasa. Saya undang teman-teman saya untuk hadir pada tanggal 17, entah dimana dan waktunya kapanpun biar mereka yang mengatur sendiri, saya melarang teman saya membuat kue padahal kue nya selalu enak, masih karena saya tidak menginginkan apa-apa, cukup kehadirannya saja.

Beberapa minggu sebelumnya saya katakan, saya hanya ingin dinyanyikan lagu dan pastikan kalian ada disana. Terima kasih sekali karena kemarin kalian ada disana, dinyanyikan lagu, lalu dipeluk satu-satu. Terima kasih untuk waktu panjangnya, di sela kegiatan padat yang masih harus dilakukan besok.

For the colorful flowers, ‘Princess’ poster, bracelet, songs, cake, your time, laugh, endless stories, your prays (include ‘semoga segera dilamar’, -dilamar siape ?-) and cupboard (masih gak percaya, kalian ngadoin lemari, wkwkwk), dear you EH, NV, AN, RG, QA, DH, AE, MS, thank you.

p.s. : mau terima kasih juga, untuk beberapa orang juga yang hadir, pernah hadir, atau sedang hadir dalam hidup saya sekarang, yang sengaja tidak saya bilang disini.

Tonight when we forget about the deadline
Tonight when we forget about the heartbreak,
We end up dreaming, instead of sleeping,
It’s miserable and magical.
(22 – Taylor Swift)


Dikirim yang beginian terus, padahal ikut acaranya sudah hampir 2 tahun yang lalu. Ini jadi semacam godaan dan motivasi, supaya bisa hadir disana lagi, bukan ikut Student Session nya, minimal sebagai cardiologist (dokter jantung), syukur kalau bisa jadi IR (interventionalist).
Ayo calon dokter masa depan, kurangi mengeluh dan perbanyak bersyukur.

Be your better self, be creative, be brave, keep awesome. Hey, nowadays Im 22 :)

Pernah berpikir atau mendengar pernyataan mengapa tangan hanya dua, tidak sebanyak jari-jari yang jumlahnya ada 10. Pernah menjinjing 2 tas lalu salah satu tangan harus memegang buku, lalu harus mengangkat telfon atau mengirim pesan ? kalau saya, rasanya ingin membuang barang itu satu-satu.

suatu hari saya harus memilih, mau mengisi tangan saya dengan apa, dengan cita-cita saya yang sudah dulu terbang sebelum sayap saya terbuka, atau kembali, saya ingin kembali pada kenyataan ada yang jauh lebih membutuhkan saya dibanding siapapun.

karena tangan saya hanya dua, saya harus melepaskan, tangan saya sudah penuh dengan impian, tangan satunya lagi saya isi dengan harapan pengabdian, lalu ada kau, lalu saya tidak ingin melepas apapun. selalu begitu.

katanya esensi dari melepaskan adalah ikhlas pada takdir Tuhan bahwa Tuhan begitu mencintai kita, selalu ada yang lebih baik yang siap menghadapi kita dengan tinggi terjalnya tebing dan padang rumput yang terhampar, mungkin itu salah satu kekuatan yang menyebabkan saya begitu kuat.

suatu hari saya bersedih, konyol sekali saya sedih dengan hal yang belum terjadi, tapi yakin sekali bahwa hal itu akan terjadi. begitu takut kehilangan, padahal yakin sekali memang sudah jelas tidak ada yang kekal. semoga Tuhan memaafkan saya yang kadang begitu serakah.

lalu kita tahu mengenai menyimpan dan membuang, saya tidak akan melepas dengan membuang, akhirnya saya tahu tentang melepas lalu disimpan, disimpan dalam hati yang katanya lebih luas dari lautan. saya tidak melepas orang itu yang membutuhkan saya lebih dari siapapun, mungkin suatu hari Tuhan akan mengambilnya dari genggaman saya. saya akan menyimpan sesekali fungsional pengabdian untuk kau, dan orang-orang yang membahagiakan dan pastilah akan kembali. lalu saya tidak punya alasan, terhadap beberapa hal yang harus dilepaskan begitu saja, dan dibiarkan pergi.




(Source: kuntawiaji)


"Pasien-pasien yang tua terus sesak itu kalau ditanya mereka pernah merokok, pasti jawabnya sekarang ‘sudah berhenti’ atau ‘sudah berhenti sejak lama, sekitar 5 tahun lalu’, mereka itu sudah sakit, ga mau mengakui kesalahan."

dr. U - simposium COPD (ketahuilah bahwa berhenti merokok 5 tahun pun tidak bisa memperbaiki 20 tahun merokok sebungkus sehari)

Tagged as: simposium COPD,

"Jangan bosan mengingatkan orang untuk berhenti merokok, yang paling menghabiskan waktu kurang dari 3 menit, 5-10% diantaranya akan berhenti merokok."

dr. A - simposium COPD (bila di indonesia ada 10 juta perokok, 1 juta nya akan berhenti merokok. Jangan berhenti mengingatkan ayah, kakak, adik, sepupu, paman, teman, kecengan, calon suami untuk berhenti merokok, yang sabar.. )

Tagged as: simposium COPD,
Copy and paste the following code immediately before : Comments {/block:IndexPage


Pepi Nur Afifah, 22, Bandung, Intern medical student. Giggling-Babbling-Rumbling young lady, dont be tricked.

Following:




Likes:

See more stuff I like
next »